Sabtu, 06 Juni 2009

PERAN BAKTERI DALAM STRATEGI MANAJEMEN SISTEM AKUAKULTUR


Pemberian makanan dengan kandungan protein yang tinggi akan dapat meningkatkan pertumbuhan yang optimum. Semakin tinggi pemberian kadar protein maka buangan dari feses atau pakan yang tidak dimakan akan menjadi amoniak dengan kadar nitrogen yang tinggi pula. Jika ini tidak bisa dikontrol dengan baik maka akan menyebabkan kualitas perairan terganggu dan akhirnya akan mengganggu metabolisme sehingga pertumbuhan malah makin menurun.Dengan pengaturan dan pengendalian pemanfaatan sisa pakan (bahan organic) oleh bakteri heterotrop, bakteri nitrifying (Nitrosomonas dan nitrobacter) dan fhitoplankton maka pemberian pakan dengan kadar protein tinggi tetap bisa diberikan tanpa perlu melakukan water exchange. Untuk itu C:N rasio harus bisa seimbang dan dapat dikendalikan secara optimum didalam perairan sebagai tindak lanjut untuk menjaga kualitas air.Amoniak yang keluar dari feses ataupun pakan yang tidak termanfaatkan akan banyak mengandung nitrogen. Sementara nitrogen baru bisa dimanfaatkan setelah mengalami fiksasi menjadi nitrit (NO2), nitrat (NO3) dan ammonium (NH4+).(NO2), (NO3) dan (NH4+) akan dimanfaatkan oleh bakteri heterotrop, bakteri nitrifying dan fhitoplankton sebagai sumber energi untuk melakukan dekomposisi didalam perairan. Heterotrop merupakan pengurai yang paling bagus dibandingkan dengan bakteri nitrosomonas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar